nih beberapa oleh-oleh dari kampung si Fulan saat pulkam selama 2 minggu; yg kebetulan tinggal di desa bernama Sawahan, banyak sawahnya!
(si Fulan lagi males nulis..)
oleh-oleh lain bisa diliat di sini khususnya nomor 0044-0048..
nih beberapa oleh-oleh dari kampung si Fulan saat pulkam selama 2 minggu; yg kebetulan tinggal di desa bernama Sawahan, banyak sawahnya!
(si Fulan lagi males nulis..)
oleh-oleh lain bisa diliat di sini khususnya nomor 0044-0048..
Forum Kajian Islam dan Masyarakat (FORKIM) FIA UB baru-baru ini menggelar acara Muktamar XIV bertemakan “Menyongsong Amanah Kepemimpinan,” tepatnya pada tanggal 5-7 Maret 2010. Acara ini ditandai dengan stadium general (baca: pembukaan) yang dilaksanakan pada hari Jum’at, 5 Maret 2010 pukul 13.30 WIB di Ruang 25 Gedung D3 Lt. 3. Hadir dalam pembukaan tersebut para pengurus FORKIM Periode 2009-2010, staff magang dan mantan pengurus (alumni) diantaranya, Ust. Irwan Baddu, S.AB (mantan Ketua Umum 2005-2006) yang juga bertindak selaku pemateri, Ihyaul Ulum, S.AP (mantan Ketua Umum 2007-2008), Hanang Satoto, S.AB (mantan Sekretaris Umum 2006-2007), Robert Rusdianto, S.AB (mantan Kabid ART 2006-2007), Hennu Afianta, S.AB (mantan Bendahara Umum 2006-2007), dan beberapa alumni lain. Baca entri selengkapnya »
Catatan si Fulan adalah catatan pengalaman pribadi penulis, sebagai bahan renungan, introspeksi dan juga inspirasi. Semoga bermanfaat.
Tlekung, satu nama desa yang sudah tidak asing lagi bagi kalangan pegiat kerohanian Islam di lingkungan kampus (baca: aktivis dakwah kampus). Pasalnya, desa ini kerapkali digunakan oleh mereka, para ADK, untuk mengadakan pelatihan kader, mencetak kader-kader yang kelak mampu menjalankan tugas dakwah dengan sebaik-baiknya.
Hari Ahad yang lalu, 28 Februari 2010, si Fulan mendapat kesempatan untuk berkunjung ke desa ini, ditemani oleh salah seorang sahabatnya. Tercatat, sudah hampir empat kali si Fulan menginjakkan kakinya di desa yang terkenal dengan situs gua Jepang ini. Baca entri selengkapnya »
Komentar Terakhir